Hanya orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti syariat-Nya, serta tidak mencampur iman mereka dengan syirik sajalah yang akan mendapatkan kedamaian dan keselamatan, bukan golongan yang lain. Mereka adalah orang-orang yang mendapatkan bimbingan. Mereka dibimbing oleh Tuhan mereka ke jalan yang benar.
Firman Allah (Manakah dari kedua golongan itu yang lebih berhak mendapat keselamatan), yaitu argumen yang digunakan oleh Ibrahim untuk mengalahkan argumen kaumnya itu adalah argumen yang Kami ajarkan kepadanya untuk mengalahkan argumen kaumnya. Argumen itu Kami berikan kepadanya untuk mengangkat derajat hamba-hamba Kami yang Kami kehendaki hingga beberapa derajat di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Tuhanmu -wahai Rasul- adalah Tuhan Yang Mahabijaksana dalam mengatur dan mengurus makhluk-Nya lagi Maha Mengetahui perihal hamba-hamba-Nya.
Kami anugerahkan kepada Ibrahim putranya, Ishak dan cucunya, Yakub, lalu keduanya Kami bimbing ke jalan yang lurus. Sebelum itu, Kami telah membimbing Nuh (ke jalan yang lurus) dan Kami pun telah membimbing sebagian dari keturunan Nuh, yakni Daud beserta putranya, yaitu Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa beserta saudaranya, yaitu Harun -‘alaihimussalām- ke jalan yang benar. Ganjaran seperti yang Kami berikan kepada para nabi sebagai imbalan atas kebaikan mereka itu pun akan Kami berikan kepada orang-orang yang berbuat baik dari golongan lain sebagai imbalan atas kebaikan mereka.
Kami juga membimbing Zakaria, Yahya, Isa putra Maryam, dan Ilyas -‘alaihimussalām- (ke jalan yang benar). Para nabi itu semuanya termasuk golongan orang-orang saleh yang Allah pilih sebagai utusan-utusan-Nya.
Kami juga membimbing Ismail, Ilyasak, Yunus, dan Lut -‘alaihimussalām-. Semua nabi itu terutama Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- Kami berikan keutamaan atas alam semesta.
Kami membimbing sebagian orang tua mereka, sebagian anak-anak mereka, dan sebagian saudara-saudara mereka yang Kami kehendaki untuk Kami bimbing dan Kami pilih untuk mengikuti jalan yang lurus, yaitu jalan mengesakan Allah dan menaati-Nya.
Bimbingan yang mereka terima itu berasal dari Allah, Dia membimbing hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki. Sekiranya mereka menyekutukan Allah dengan yang lain niscaya amal perbuatan mereka akan sia-sia karena perbuatan syirik dapat membatalkan amal saleh.
Para nabi tersebut merupakan orang-orang yang Kami beri kitab suci, hikmah, dan status sebagai nabi. Jika kaummu mengingkari ketiga pemberian itu, niscaya Kami akan menyiapkan kaum-kaum lain yang tidak mengingkarinya, tetapi mengimaninya dan berpegang teguh kepadanya, yaitu kaum Muhajirin, kaum Ansar, dan orang-orang mengikuti mereka dengan baik sampai hari Kiamat.
Para nabi beserta para orang tua, anak-anak, dan saudara-saudara mereka tersebut adalah orang-orang yang benar-benar mendapatkan hidayah (petunjuk dari Allah). Sebab itu, ikutilah jejak mereka dan contohlah perilaku mereka. Lalu katakanlah -wahai Rasul- kepada kaummu, “Aku tidak minta imbalan apa pun dari kalian atas jasaku menyampaikan Al-Qur`ān ini kepada kalian karena Al-Qur`ān itu tidak lain adalah peringatan bagi alam semesta dari golongan jin dan manusia agar mereka jadikan sebagai petunjuk ke jalan yang lurus dan jalur yang benar."
التفاسير:
من فوائد الآيات في هذه الصفحة:
• من فضائل التوحيد أنه يضمن الأمن للعبد، خاصة في الآخرة حين يفزع الناس.
· Salah satu keutamaan tauhid ialah dapat menjamin keamanan seseorang, terutama ketika seluruh umat manusia dicekam ketakutan di akhirat.
• تُقَرِّر الآيات أن جميع من سبق من الأنبياء إنما بَلَّغوا دعوتهم بتوفيق الله تعالى لا بقدرتهم.
· Ayat-ayat Al-Qur`ān menegaskan bahwa Nabi-Nabi terdahulu dapat menyampaikan dakwah mereka semata-mata berkat pertolongan Allah -Ta'ālā-, bukan atas kemampuan mereka sendiri.
• الأنبياء يشتركون جميعًا في الدعوة إلى توحيد الله تعالى مع اختلاف بينهم في تفاصيل التشريع.
· Semua nabi memiliki kesamaan dalam berdakwah untuk menauhidkan Allah -Ta'ālā-, meskipun mereka memiliki syariat yang berbeda-beda dalam perincian ibadah.
• الاقتداء بالأنبياء سنة محمودة، وخاصة في أصول التوحيد.
· Meneladani para nabi adalah perilaku yang terpuji, terutama meneladani mereka dalam perkara tauhid.