क़ुरआन के अर्थों का अनुवाद - पवित्र क़ुरआन की संक्षिप्त व्याख्या का इंडोनेशियाई अनुवाद

पृष्ठ संख्या: 462:458 close

external-link copy
41 : 39

إِنَّآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ لِلنَّاسِ بِٱلۡحَقِّۖ فَمَنِ ٱهۡتَدَىٰ فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيۡهَاۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيۡهِم بِوَكِيلٍ

Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu -wahai Rasul- Al-Qur`ān untuk manusia dengan kebenaran agar kamu memperingatkan mereka. Barang siapa yang mendapat hidayah maka faedah hidayah itu kembali kepada dirinya sendiri. Petunjuk itu tidak bermanfaat bagi Allah karena Dia tidak memerlukannya. Sebaliknya, barang siapa tersesat maka bahaya kesesatan itu berpulang kepada dirinya karena kesesatannya tidak merugikan Allah sedikit pun. Kamu juga bukan pengawas mereka sehingga kamu bisa memaksa mereka untuk mendapatkan hidayah, kamu hanya sebatas menyampaikan kepada mereka apa yang diperintahkan kepadamu untuk kamu sampaikan. info
التفاسير:

external-link copy
42 : 39

ٱللَّهُ يَتَوَفَّى ٱلۡأَنفُسَ حِينَ مَوۡتِهَا وَٱلَّتِي لَمۡ تَمُتۡ فِي مَنَامِهَاۖ فَيُمۡسِكُ ٱلَّتِي قَضَىٰ عَلَيۡهَا ٱلۡمَوۡتَ وَيُرۡسِلُ ٱلۡأُخۡرَىٰٓ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمًّىۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ

 Allah mengambil arwah saat ajalnya tiba dan mengambil arwah yang ajalnya belum tiba saat ia tidur, lalu Allah menahan arwah yang Allah tetapkan kematiannya dan melepaskan arwah yang belum Dia tetapkan kematiannya hingga masa tertentu yang Allah ketahui dalam ilmu-Nya. Sesungguhnya dalam pelepasan, pematian dan penghidupan terkandung bukti-bukti bagi kaum yang memikirkan bahwa yang melakukan semua itu kuasa untuk membangkitkan manusia dari alam kubur mereka untuk menghadapi hisab dan menerima pembalasan. info
التفاسير:

external-link copy
43 : 39

أَمِ ٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ شُفَعَآءَۚ قُلۡ أَوَلَوۡ كَانُواْ لَا يَمۡلِكُونَ شَيۡـٔٗا وَلَا يَعۡقِلُونَ

Kaum musyrikin menjadikan berhala-berhala mereka sebagai pemberi syafaat, mereka mengharapkan manfaat dari berhala-berhala yang selain Allah itu. Katakanlah kepada mereka -wahai Rasul-, “Apakah kalian akan tetap mengangkat mereka sebagai para pemberi syafaat sekalipun mereka itu tidak berkuasa apa pun atas diri kalian dan atas diri mereka dan mereka juga tidak berakal karena mereka adalah benda mati murni yang tidak berbicara, tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak mendatangkan manfaat dan mudarat?!” info
التفاسير:

external-link copy
44 : 39

قُل لِّلَّهِ ٱلشَّفَٰعَةُ جَمِيعٗاۖ لَّهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ

Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang musyrikin, “Hanya Allah semata pemilik syafaat seluruhnya, tidak seorang pun memberikan syafaat di sisi Allah kecuali dengan izin-Nya, dan syafaat hanya diberikan kepada siapa yang Allah ridai. Bagi-Nya semata kerajaan langit dan bumi, kemudian hanya kepada Allah semata kalian akan kembali pada hari Kiamat untuk menghadapi hisab dan menerima balasan, lalu Dia memberikan kalian balasan atas amal perbuatan kalian.” info
التفاسير:

external-link copy
45 : 39

وَإِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَحۡدَهُ ٱشۡمَأَزَّتۡ قُلُوبُ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِۖ وَإِذَا ذُكِرَ ٱلَّذِينَ مِن دُونِهِۦٓ إِذَا هُمۡ يَسۡتَبۡشِرُونَ

Bila nama Allah semata disebut maka berontaklah hati kaum musyrikin yang tidak beriman kepada akhirat dan apa yang ada padanya berupa kebangkitan, hisab, dan pembalasan amal perbuatan. Namun, bila nama berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah disebut maka mereka bersuka cita dan bergembira. info
التفاسير:

external-link copy
46 : 39

قُلِ ٱللَّهُمَّ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ عَٰلِمَ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ أَنتَ تَحۡكُمُ بَيۡنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُواْ فِيهِ يَخۡتَلِفُونَ

Katakanlah -wahai Rasul-,“Ya Allah, Sang Pencipta langit dan bumi tanpa ada contoh sebelumnya, Yang Maha Mengetahui apa yang gaib dan apa yang hadir, tidak ada sesuatu pun yang samar bagi-Mu, Engkau menetapkan keputusan di antara hamba-hamba-Mu pada hari Kiamat terkait apa yang mereka perselisihkan di dunia, sehingga jelaslah siapa yang benar dan siapa yang batil, siapa yang berbahagia dan siapa yang sengsara.” info
التفاسير:

external-link copy
47 : 39

وَلَوۡ أَنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُواْ مَا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا وَمِثۡلَهُۥ مَعَهُۥ لَٱفۡتَدَوۡاْ بِهِۦ مِن سُوٓءِ ٱلۡعَذَابِ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۚ وَبَدَا لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ مَا لَمۡ يَكُونُواْ يَحۡتَسِبُونَ

Seandainya orang-orang yang menganiaya diri mereka dengan kesyirikan dan kemaksiatan mempunyai segala yang ada di jagat raya ini berupa harta kekayaan yang berharga, uang dan sebagainya, serta jumlahnya berkali-kali lipat, niscaya mereka akan menggunakannya untuk menebus diri mereka dari azab keras yang mereka saksikan sesudah mereka dibangkitkan, namun sama sekali mereka tidak memilikinya, bahkan seandainya mereka memilikinya, usaha itu tetap tertolak. Saat itu mereka melihat berbagai macam azab yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. info
التفاسير:
इस पृष्ठ की आयतों से प्राप्त कुछ बिंदु:
• النوم والاستيقاظ درسان يوميان للتعريف بالموت والبعث.
· Tidur dan bangun adalah dua pelajaran harian untuk mengenal kematian dan kebangkitan. info

• إذا ذُكِر الله وحده عند الكفار أصابهم ضيق وهمّ؛ لأنهم يتذكرون ما أمر به وما نهى عنه وهم معرضون عن هذا كله.
· Bila nama Allah disebut di hadapan orang-orang kafir maka mereka gelisah dan sempit dada karena mereka teringat apa yang diperintah kepada mereka dan apa yang dilarang, namun mereka berpaling dari semuanya. info

• يتمنى الكافر يوم القيامة افتداء نفسه بكل ما يملك مع بخله به في الدنيا، ولن يُقْبل منه.
· Orang kafir akan berusaha menebus dirinya dari azab pada hari Kiamat dengan segala apa yang ia miliki di dunia sekalipun tadinya ia kikir dengannya, namun hal itu tetap tidak diterima. info